ngisi lagi

aku tidak tahu sampai seberapa dekat aku mampu dekat dengannya
seperti kemarin
saat kami berjalan menyusuri garis pantai
mengamati garis batas air dan jejak di atas pasir
aku nyaris berharap dia akan pura pura tergelincir
agar aku dapat mengulurkan tanganku kepadanya
menantikan angin laut yang ntah kenapa tak kunjung datang
dan jika saat yang dinantikan itu tiba
aku nyaris berharap dia akan pura pura menggigil
agar aku dapat meletakkan tanganku dipundaknya
seperti dulu
mungkin aku sedang mendambakan sentuhan
mungkin aku sedang menghayati setiap detik
dimana aku bisa mencuri pandang ke arah matanya
mencoba mengeja setiap kata yang keluar dari bibirnya
mungkin dia menyadari semua itu
dan bahkan mungkin juga dia sedikit mengharapkannya
tapi bagiku bukan hal yang nyaman untuk menginginkan itu lagi
dan jika ada suatu ide yang terlintas dipikiranku saat ini
aku pasti akan melakukannya dengan sepenuh hati
tapi hal itu tidak ada untuk saat ini
dan untunglah,
aku masih bisa menikmatinya
aku hanya tidak tahu sampai seberapa dekat aku mampu dekat dengannya



Leave a Reply